Kamis, 01 September 2016

Yudisium 2016 STP Nusa Dua Bali, Jum'at, 2 September 2016





Yudisium berasal dari istilah Latin, Judicium, kemudian menjadi Judgmen. Yudisium merupakan suatu keputusan dimana seorang mahasiswa dinyatakan telah memenuhi persyaratan untuk lulus. Persyaratan untuk lulus tersebut mencakup bidang akademik, persyaratan administrasi, dan juga keuangan yang telah lunas dilakukan oleh mahasiswa bersangkutan.



Yudisium juga berarti pengumuman nilai kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah diambil mahasiswa dan penetapan nilai dalam transkrip akademik, serta memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi selama jangka waktu tertentu, yang ditetapkan oleh pejabat.



Yudisium berbeda dengan Wisuda, karena Yudisium merupakan sebuah proses akademik menyangkut penetapan nilai dan kelulusan, suatu pertemuan dimana dilakukan pembacaan nilai akhir atas prestasi mahasiswa, profil dan informasi terkait mahasiswa tersebut. Penyebutan nilai di dalam yudisium merupakan sesuatu yang penyangkut prestige, berharga bagi mahasiswa, karena disampaikan secara terbuka mengenai prestasi mahasiswa. Sedangkan wisuda merupakan suatu prosesi pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh masa belajar, dimana prosesi atau upacara wisuda disertai dengan masuknya rektor atau ketua bersama para pembantu dan ketua jurusan atau dekan untuk mewisuda para calon wisudawan.



Yudisium Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali akan berlangsung pada Hari Jum’at, 2 September 2016. Tercatat 599 mahasiswa yang dinyatakan lulus, dari tiga Jurusan, Hospitaliti, Kepariwisataan, dan Perjalanan, 18 Program Studi, yaitu : Program Studi S1 Bisnis Hospitaliti 44 orang, DIV Administrasi Perhotelan, 78 orang, DIV Manajemen Akuntansi Perhotelan, 26 orang, DIII Manajemen Divisi Kamar, 73 orang, DIII Manajemen Tata Hidangan, 120 orang, DIII Manajemen Tata Boga, 116 orang, S1 Destinasi Pariwisata, 21 orang, DIV Manajemen Kepariwisataan, 29 orang, DIV Manajemen Bisnis Perjalanan, 22 orang, DIV Manajemen Konvensi dan Perhelatan, 15 orang, DIII Manajemen Perhotelan, 45 orang, DII Kantor Depan, 1 orang, DII Tata Hidangan, 7 orang, DII Tata Boga, 1 orang, DII Akomodasi, 1 orang. 



Terdapat 18 lulusan terbaik, yaitu S1 Bisnis Hospitaliti, Caroline Kezia Consita, IPK 3.60, DIV Administrasi Perhotelan, Ni Luh Gede Sri Utami, IPK 3.58, DIV Manajemen Akuntansi Perhotelan, Ni Luh Putu Intan Nirmalasari, IPK 3.59, DIII Manajemen Divisi Kamar, Komang Trita Arimbawa, IPK 3.53, DIII Manajemen Tata Hidangan, I Gede Wahyu Nareswara Santosa, Luh Putu Yuni Eka Safitri, dan I Gede Suka Ardiyasa, ketiganya dengan IPK sama, 3.49, DIII Manajemen Tata Boga, Anak Agung Shinta Devi, IPK 3.50, S1 Destinasi Kepariwisataan, Ni Made Gandhi Sanjiwani, IPK 3.64, DIV Manajemen Kepariwisataan, Ni Putu Nita Awidyasari, IPK 3.57, DIV Manajemen Bisnis Perjalanan, Marcel Hardono, IPK 3.61, DIV Manajemen Konvensi dan Perhelatan, Ni Luh Cleary Wahyu Putri, IPK 3.61, DIII Manajemen Perhotelan, Pande Putu Manik Windu Sari, IPK 3.52, DII Kantor Depan, Ni Luh Yuni Budi Apsari, IPK 3.31, DII Tata Hidangan, Sintiya Fajarini, IPK 3.23,  DII Tata Boga, I Gusti Gede Darma Putra, IPK 3.00, DII Akomodasi, Aryo Sumiardiko, IPK 2.90.



Indeks Prestasi Kumulatif diraih oleh mahasiswa dari Program Studi Destinasi Pariwisata, Ni Made Gandhi Sanjiwani, dengan IPK 3.64.




Yudisium bagi mahasiswa Jurusan Hospitaliti dilakukan di Aula Joop Ave. Total jumlah mahasiswa Jurusan Hospitaliti peserta yudisium berjumlah 512 orang. Yudisium bagi mahasiswa Jurusan Kepariwisataan dilakukan di Gedung Widyatula. Total jumlah mahasiswa Jurusan Kepariwisataan peserta yudisium berjumlah 50 orang. Yudisium bagi mahasiswa Jurusan Perjalanan dilakukan di Genitri. Total jumlah mahasiswa Jurusan Perjalanan peserta yudisium berjumlah 37 orang.






Rabu, 10 Agustus 2016

PSDP 2016 STPNB, 1 - 5 Agustus 2016




Pembinaan Sikap Dasar Profesi Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali untuk tahun 2016 kali ini terlaksana pada hari Senin s/d Jum’at, tanggal 1 s/d 5 Agustus 2016. Sebanyak 621 mahasiswa yang terdiri dari 366 laki-laki (58%) dan 255 perempuan (42%)  terdaftar mengikuti PSDP 2016 STPNB kali ini.


Bapak I Ketut Adhi Astawan selaku Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa PSDP kali ini memiliki tema : Melalui PSDP 2016 Kita Bentuk Sumber Daya Manusia yang Berkarakter Kuat  dan Berpribadian Unggul dalam Bidang Pariwisata.


Hal ini memperlihatkan bahwa pelaksanaan PSDP direncanakan dengan bersungguh – sungguh, melibatkan kerja sama pihak internal kampus dan juga pihak eksternal, Manajemen, Senat Mahasiswa, pegawai dan dosen, pihak Brimob Polda Bali, IOM, Alumni. Ini mencerminkan kinerja yang maksimal tidak dapat berdiri sendiri, sudah tentu membutuhkan sinergi banyak pihak, dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang pariwisata.



MOTTO:  BRAVE, BOLD, BRILLIANT menggambarkan perjuangan membimbing dan mengembangkan kepribadian yang berkualitas tidak berhenti hingga disini. Semangat yang harus terus di jaga dan dipupuk mahasiswa, terjatuh dan tersungkur berkali, bangkit kembali berkali dan berkali lagi..... Brave, Bold, Brilliant menggambarkan suatu proses pembentukan dan pengembangan kepribadian mahasiswa untuk menjadi orang dengan jiwa pemberani, bukan pengecut. Jadilah teguh, kukuh dan tangguh, bukan runtuh dan luluh hadapi rintangan. Jadilah cerdas emosional dan spiritual, bukan kalap dan mengutamakan sebagian orang....



Maskot  Burung Rajawali memiliki Makna Filosofi Rajawali sering disebut juga sebagai raja di udara memiliki karakter yang kuat juga memiliki kepribadian yang unggul, memiliki karakter yang bisa diteladani memiliki kebijaksanaan dalam memimpin, komitmen dalam  menjalankan amanat, teguh dalam  berpendirian  dan keramahan dalam bekerjasama. Oleh karena itu, dua kepribadian itulah yang diharapkan dimiliki oleh seorang insan pariwisata  yaitu memiliki karakter yang kuat namun juga harus memiliki kepribadian yang unggul.



Latar Belakang Pelaksanaan PSDP 2016 STPNB adalah :
1    1. Calon mahasiswa adalah individu yang sedang berproses menuju kematangan pribadi untuk mengikuti pendidikan di STPNB
2   2. Pribadi yang mandiri dalam menyelesaikan masalah pendidikannya dan dalam pergaulan di masyarakat adalah pribadi yang tekun, pantang menyerah, menghormati orang lain, kreatif, mampu mengelola waktu, belajar mandiri, berorganisasi, peduli terhadap lingkungan dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.
3   3. Latihan fisik dan mental diperlukan dalam proses pematangan pribadi tersebut melalui kegiatan Pembinaan Dasar Sikap Profesi (PDSP)




Meski terdapat beberapa suara kritis dan mengecam pelaksanaan STPNB kali ini, seperti adanya permintaan agar pelaksanaan PSDP dihapuskan karena melanggar peraturan menteri, merupakan hal yang percuma saja, hanya menjemur mahasiswa dan menghukum mereka dengan mengerjakan berbagai tugas sia-sia hingga tidak dapat tidur selama PSDP berlangsung, dan sebaiknya diganti dengan kegiatan terkait IT serta duduk manis di dalam ruang kelas atau aula. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, yang menjelaskan mulai pada tahun pelajaran 2016/2017 masa Orientasi Siswa Baru berubah namanya menjadi masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.



Bapak ketua STPNB, diwakili oleh Puket II, menjelaskan bahwa PSDP tetap dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan matang, persiapan berbulan-bulan sebelumnya, sebagai proses pembinaan psikis dan fisik para mahasiswa baru, secara mandiri dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru nya, yakni STPNB. Salah satu contohnya adalah, dengan adanya cerminan jiwa, yang dibuat oleh mahasiswa dengan kriteria tertentu, dan harus selalu dibawa selama PSDP berlangsung. Hal ini menggambarkan ketekunan dan kedisiplinan mahasiswa dalam melaksanakan tugas yang diberikan, usaha dalam menuntaskan proses pendidikan, dan menjalin kerja sama dengan para mahasiswa lain yang bahkan belum mereka kenal.




Ini semua sesuai dengan Tujuan PSDP 2016 STPNB, yakni, setelah mengikuti PSDP, calon mahasiswa mampu:
1.      Menunjukkan jati diri dan karakter bangsa sebagai insan  pariwisata.
2.      Menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di bidang pariwisata.
3.      Mengenal seluruh fasilitas kampus.
4.      Mempersiapkan mahasiswa baru memiliki hati nurani yang bersih, bermoral, adil dan jujur.
5.      Mengenal civitas akademika.
6.      Menunjukkan sikap disiplin dan mental yang kuat, memiliki hati nurani yang bersih, adil dan jujur dalam dunia pariwisata.



Bapak Ketua Panitia Pelaksana PSDP 2016 STPNB menjelaskan bahwa Indikator Keberhasilan kegiatan PSDP 2016 STPNB meliputi : Panitia sebagai role model, Calon mahasiswa bersikap dan berprilaku sebagai insan pariwisata profesional, Persentase kelulusan 95%, Persentase kehadiran 95%, Persentase kecelakaan atau halangan lain 0%, Tingkat kepuasan peserta 85%,

Sedangkan Indikator Kelulusan Mahasiswa pada PSDP 2016 STPNB meliputi : Kehadiran/ absensi  : 100 %, Tugas-tugas dan barang bawaan : 95%, P3K : 95%



Adapun Kegiatan PSDP 2016 STPNB meliputi :
Hari Pertama, Senin, 1 Agustus 2016,
Upacara Pembukaan Pelaksanaan Kegiatan PSDP, Program Kesemaptaan dari Brimob Polda Bali,
Hari Kedua, Selasa, 2 Agustus 2016,
Ceramah mengenai Budi Pekerti dan HIV / AIDS dari Rotary Club Bali, Ceramah mengenai Narkoba dari Brimob Polda Bali, Program Kesemaptaan dari Brimob Polda Bali, Cek grooming, pemberian dan periksa tugas, tindakan disiplin, mentoring, dan pencarian bakat
Hari Ketiga, Rabu, 3 Agustus 2016,
Ceramah mengenai Budi Pekerti, Penjelasan Program Pendidikan, dan Penjelasan dari IOM, Program Kesemaptaan dari Brimob Polda Bali, Cek grooming, pemberian dan periksa tugas, tindakan disiplin, mentoring, dan pencarian bakat
Hari Keempat, Kamis 4 Agustus 2016,
Membangun hubungan baik dengan sesama civitas akademika STPNB. Outbound di sekitar lingkungan kampus.
Hari Kelima, Jum’at, 5 Agustus 2016,
Upacara Penutupan Pelaksanaan Kegiatan PSDP di lapangan OR. Parade defile. Inagurasi di Aula. Membangun hubungan baik dengan sesama civitas akademika STPND Bali, dengan Senat Mahasiswa, Sie Kerohanian, perkenalan dari Alumni STPNB. 


Upacara Penutupan PSDP pada hari Jum’at, 5 Agustus 2016 di Lapangan olah raga STPNB diketuai oleh Puket II , Bapak Ir. I Nyoman Sukana Sabudi, MP.  Inagurasi di lakukan di Aula oleh Ketua STPNB, Bapak Drs Dewa Gede Ngurah Byomantara, M. Ed.
Acara Inagurasi juga diisi oleh persembahan tari Bali oleh kakak kelas, perkenalan dengan Senat Mahasiswa STPNB, para pengurus Hima Perjalanan, Hima Hospitaliti, Hima Kepariwisataan, pengurus dari KMHD, pengurus dari Ikatan Keluarga Muslim STPNB, Ikatan Kerohanian Kristen Katolik, dan juga Budha, serta parade pakaian seragam, baik teori maupun praktek.


Indikator keberhasilan yang dicapai pada pelaksanaan PSDP 2016 STPNB kali ini adalah sebagai berikut:

  1. Panitia telah mampu berperan sebagai role model dalam disiplin, kerjasama dan kecepatan dalam bekerja
2        2. Calon mahasiswa dapat menunjukkan sikap kerja keras dalam membuat tugas, dan mampu bekerja dalam tekanan.
3         3. Presentase kehadiran tidak dapat tercapai 100% dikarenakan calon mahasiswa terlambat datang, sakit, dan mengundurkan diri dari kegiatan PSDP sehingga akan ditempuh tahun mendatang.
4         4. Persentase kecelakaan atau halangan lain 0% tidak dapat dicapai.  
          5. Kendala yang dihadapi 2% berupa gangguan kesehatan dari calon mahasiswa seperti sesak nafas, asam lambung, alergi sinar matahari yang membuat kriteria kelulusan tidak dapat dicapai.
5         6. Pelaksanaan kegiatan 99% telah sesuai dengan rencana kerja.
 


Brave, Bold, Brilliant .... sesuai dengan motto PSDP 2016 STPNB. Mahasiswa dibimbing untuk berani karena benar, teguh kukuh dalam berjuang, cerdas dalam bersikap... Membimbing mereka dari hal kecil yang bisa membuat kita besar, dari awal, menuju ke masa depan, sebagai proses menjadi sumber daya manusia di bidang pariwisata yang berani, teguh kukuh, pantang mundur, dan cerdas dalam hal emosional dan spiritual.....


Perjuangan membimbing dan mengembangkan kepribadian yang berkualitas tidak berhenti hingga disini. Perjuangan menjadi orang yang berkompeten tidak semudah membalik telapak tangan. Proses tersebut tidak terjadi sesaat, namun perlu waktu lama. Cerdas tidak hanya pada bidang intelektual atau teknologi saja, tidak diraih dengan datang, duduk diam dan tersenyum manis. Namun juga butuh ketangguhan fisik, kecerdasan mengendalikan emosi dalam tekanan atau tuntutan belajar dan bekerja. Tidak semata diukur dari kriteria angka di atas meja, namun saat berada di dunia nyata, di lapangan kerja yang sesungguhnya. 


Para mahasiswa baru, para mahasiswa, seluruh panitia PSDP 2016 STPNB, dosen dan pegawai, berbagai pihak eksternal dan internal yang telah terlibat…. Terjatuh dan tersungkur berkali, bangkit kembali berkali dan berkali lagi..... Brave, Bold, Brilliant. Jadilah orang dengan jiwa pemberani, bukan pengecut. Jadilah teguh, kukuh dan tangguh, bukan runtuh dan luluh hadapi rintangan. Jadilah cerdas emosional dan spiritual, bukan kalap dan mengutamakan sebagian orang atau persepsi pribadi serta keinginan diri sendiri....


                Karya tulis kecil ini kupersembahkan bagi lembaga tercinta, Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, dan orang-orang yang percaya perjuangan sejati  dalam mengembangkan  karakter pemimpin bagi diri sendiri, juga bagi bangsa ini. Terima kasih, pak I Ketut Adhi Astawan, atas data yang telah disampaikan. Terima kasih, bagi siapa pun yang berdedikasi tinggi, meski dari balik layar, tanpa perlu gembar gembor tentang jasa atau harapkan balas budi…..