Sore menjelang malam...
Setelah tiba dari kantor dan selesai berkeliling menyusuri jalan Gn Soputan, Gn Lumut, TegalLantang naik sepeda bersama Laskar Pelangiku (kali ini, 10 anak lelaki dan perempuan tetanggaku), duduk berdua dengan putra sulungku menikmati temaram senja di teras rumah. Adi kini sudah tumbuh tinggi. 170 cm, klas III SMP I Kuta Utara. Dia mencurahkan kegalauan hatinya mengikuti ujian Try Out yang sudah 4 hari dijalani. "Ma, Adi akan masuk SMA di mana nanti?" akhirnya ia bertanya.
Ah...
Sesungguhnya, aku juga khawatir, sangat cemas, takut...
Kujelaskan padanya, setiap orang miliki masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Setiap orang harus berjuang, menjadi pejuang bagi perjalanan hidup yang dilalui. Namun, hal ini akan menjadi mudah jika kita hadapi bersama, setidaknya, untuk meringankan beban di hati.
Dengan banyaknya siswa yang tidak lulus UAN, bahkan, termasuk jawara di kelas, bisa alami ini, termasuk pula Adi. Dia kini tercatat menduduki ranking 2 di kelas dua kemarin. Tidak ada yang meragukan kemampuannya merangkai kata dan sistematika kerja dengan 6 Blog yang dikelolanya dari hasil belajar secara otodidak. Namun, dia juga harus siap jika fakta dan kenyataan berbicara tentang hal terburuk. Kupersiapkan mentalnya, aku tidak ingin anakku bunuh diri, atau stres, atau frustrasi, atau depresi, jika tidak lulus, jika tidak diterima di sekolah yang diinginkannya, jika fakta tak se indah mimpinya.. jika... jika....
Ah Tuhan..
Jujur, aku juga takut, cemas,
Tapi janjiku, takkan menyerah berikan yang terbaik, yang kumampu, demi anak-anakku, demi keluargaku. Akan ku tempatkan dia di SMA 7 Denpasar, sesuai dengan harapnya. Bantu aku selalu, ya Tuhan...
Kamis, 18 Februari 2010
Selasa, 16 Februari 2010
My Lord, I'm Falling In Love.....with You
http://www.digdagdug.info/2009/12/kerja-keras-adalah-energi-kita-mahatma.html
menguraikan tentang Mohamdas Karamchand Gandhi Quotes, Petuah / Wejangan Mahatma Gandhi, mengenai... Kerja Keras Adalah Energi Kita
Hatiku sering miris... melihat komentar sahabat, para murid, keluarga, yang patah arang, hadapi berbagai kehidupan yang penuh dengan kompleksitas. Ajaran Beliau mengenai berbagai hal ini, setidaknya, kuharapkan dapat membantu buka hati mereka, bahwa sesungguhnya, mereka tidak sendiri hadapi segala cobaan dan rintangan.
Seseorang tidak akan mati jika kehilangan harta yang berharga, ditinggal kekasih, tidak punya sanak keluarga atau orangtua... Ada Tuhan dan cinta, bagai dian yang selalu tersedia di sana. Walau, orang skeptis sering katakan, hidup tidak cukup hanya dengan makan cinta..... tapi, yakinlah... bahwa Beliau selalu hadir di sana...
Ah, Gandhi...
Terima kasih untuk ajaran kesederhanaan ini
Bantu aku untuk selalu jaga dian di hati.
*A coward is incapable of exhibiting love; it is the prerogative of the brave.
*The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.
*The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.
*The history of the world is full of men who rose to leadership, by sheer force of self-confidence, bravery and tenacity.
*The history of the world is full of men who rose to leadership, by sheer force of self-confidence, bravery and tenacity.
*Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed.
*Learn as if you were going to live forever. Live as if you were going to die tomorrow.
*If I had no sense of humor, I would long ago have committed suicide.
*Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony.
*Prayer is not asking. It is a longing of the soul. It is daily admission of one's weakness. It is better in prayer to have a heart without words than words without a heart.
*In prayer it is better to have a heart without words than words without a heart.
*Prayer is not an old woman's idle amusement. Properly understood and applied, it is the most potent instrument of action.
*Prayer is a confession of one's own unworthiness and weakness.
menguraikan tentang Mohamdas Karamchand Gandhi Quotes, Petuah / Wejangan Mahatma Gandhi, mengenai... Kerja Keras Adalah Energi Kita
Hatiku sering miris... melihat komentar sahabat, para murid, keluarga, yang patah arang, hadapi berbagai kehidupan yang penuh dengan kompleksitas. Ajaran Beliau mengenai berbagai hal ini, setidaknya, kuharapkan dapat membantu buka hati mereka, bahwa sesungguhnya, mereka tidak sendiri hadapi segala cobaan dan rintangan.
Seseorang tidak akan mati jika kehilangan harta yang berharga, ditinggal kekasih, tidak punya sanak keluarga atau orangtua... Ada Tuhan dan cinta, bagai dian yang selalu tersedia di sana. Walau, orang skeptis sering katakan, hidup tidak cukup hanya dengan makan cinta..... tapi, yakinlah... bahwa Beliau selalu hadir di sana...
Ah, Gandhi...
Terima kasih untuk ajaran kesederhanaan ini
Bantu aku untuk selalu jaga dian di hati.
*A coward is incapable of exhibiting love; it is the prerogative of the brave.
*The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.
*The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.
*The history of the world is full of men who rose to leadership, by sheer force of self-confidence, bravery and tenacity.
*The history of the world is full of men who rose to leadership, by sheer force of self-confidence, bravery and tenacity.
*Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed.
*Learn as if you were going to live forever. Live as if you were going to die tomorrow.
*If I had no sense of humor, I would long ago have committed suicide.
*Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony.
*Prayer is not asking. It is a longing of the soul. It is daily admission of one's weakness. It is better in prayer to have a heart without words than words without a heart.
*In prayer it is better to have a heart without words than words without a heart.
*Prayer is not an old woman's idle amusement. Properly understood and applied, it is the most potent instrument of action.
*Prayer is a confession of one's own unworthiness and weakness.
Jumat, 12 Februari 2010
Ijinkan Aku MencintaiMu dengan Caraku
Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku,
menebus waktu
yang tidak kunjung akrab denganku
Kuikuti berita tentangmu
dengan sepenuh rindu
bukannya tak kumiliki peka dan segala asa
terhadap segala yang hadir
baik yang tersirat dan tersurat dalam segala nyata
cuma...
tak berani berbangga
tak bisa berkata
takpernah ada yang cukup wakili
seisi jiwa
Ijinkan aku mencintaimu
bukan bagai kanak dengan
sgala cengeng dan manja lagi
Ijinkan aku mencintaimu,
dengan lebih arif dibanding masa lalu
se bijak petani tua bagi sawahnya
Ijinkan aku, Tuhanku
Ida Sang Hyang Widhi Wasa,
agar, hanya padaMu aku berlabuh...
menebus waktu
yang tidak kunjung akrab denganku
Kuikuti berita tentangmu
dengan sepenuh rindu
bukannya tak kumiliki peka dan segala asa
terhadap segala yang hadir
baik yang tersirat dan tersurat dalam segala nyata
cuma...
tak berani berbangga
tak bisa berkata
takpernah ada yang cukup wakili
seisi jiwa
Ijinkan aku mencintaimu
bukan bagai kanak dengan
sgala cengeng dan manja lagi
Ijinkan aku mencintaimu,
dengan lebih arif dibanding masa lalu
se bijak petani tua bagi sawahnya
Ijinkan aku, Tuhanku
Ida Sang Hyang Widhi Wasa,
agar, hanya padaMu aku berlabuh...
Rabu, 10 Februari 2010
Would you like to be My Valentine, forever & ever?
Valentine atau bukan, Rerahinan atau tidak, rayakan kenangan manis atau memperingati peristiwa lain, Hari Ulang Tahun atau tidak, setiap hari sesungguhnya adalah sama istimewa dan indahnya. Menghargai tiap kejadian, susah atau senang, baik atau buruk, tersanjung atau terpuruk, kucintai tiap detik dalam hidupku. Mencoba mendalami arti kehidupan. Selalu ada makna dibalik perjalanan ini... Perlakukan sama seperti sebagaimana kita ingin diperlakukan. Just so simple... Semoga hanya damai yang tersisa dalam hati tiap manusia.
Seseorang pernah sampaikan ajaran indah ini...
Bathara Gung, inguger graning jajantung, jenek Hyang Wisesa, sana pasenedan suci, nora kaya si mudha mudhar angkara (Tuhan Yang Maha Agung, dalam tiap helaan nafas dan detak jantungku, mencoba menyatu dengan Yang Maha Kuasa, selalu mensucikan diri, tidak seperti yang muda mengumbar angkara (Serat Wedhatama: (Pucung / sembah jiwa).
Indahnya...
Jika hanya ada cinta
tidak perlu kepura-puraan, nafsu dan angkara murka,
juga segala ego yang kuasai jiwa,
So...
Would you like to be My Valentine, forever & ever?
Seseorang pernah sampaikan ajaran indah ini...
Bathara Gung, inguger graning jajantung, jenek Hyang Wisesa, sana pasenedan suci, nora kaya si mudha mudhar angkara (Tuhan Yang Maha Agung, dalam tiap helaan nafas dan detak jantungku, mencoba menyatu dengan Yang Maha Kuasa, selalu mensucikan diri, tidak seperti yang muda mengumbar angkara (Serat Wedhatama: (Pucung / sembah jiwa).
Indahnya...
Jika hanya ada cinta
tidak perlu kepura-puraan, nafsu dan angkara murka,
juga segala ego yang kuasai jiwa,
So...
Would you like to be My Valentine, forever & ever?
Senin, 08 Februari 2010
Dan.... aku akan datang bagimu malam ini...
Putu Liong menjelaskan, "Om Namah Siwa ya..."
Dengan keyakinan dan pengetahuanku aku berkata bahwa manusia itu tak terkurung dalam badan,tidak juga terkurung dalam rumah tinggal.diri manusia yg sejati menjelajahi gunung,mengembara diatas angin.
Ia bukanlah yg merangkak dari matahari,bukan juga penggali terowongan untuk mencari perlindungan,melainkan atma yg bebas,jiwa yg meliputi dunia. Jika kata kataku samar,kalian tak perlu gusar,karena segala sesuatu adalah samar adanya,walaupun akan jelas pada akhirnya.
Uraian Putu memacu semangatku. Untuk keluar dari kepompong, berbagi dg yg lain. Untuk tidak merasa diri super dan menolak perbaiki diri.
Pemerintah mengeluarkan kebijaksanaan dan sederetan peraturan yang mendukung terwujudnya program Paket Kelompok Belajar C, bagi orang yang ingin menempuh pendidikan setara SMA, namun terbentur biaya, waktu dan tenaga. Aku sebagai orang yang memahami sedikiiiiittt, tentang Desa Kala Patra, Tri Hita Karana, Panca Sraddha, ingin sekali berbagi dengan mereka-mereka ini. So, bergerak bagai alunan lagu senandung gita suci yg sering kudengar, kucoba dekati beberapa pihak untuk memantapkan jejak kaki ini lakukan pengabdian. "Hanya se kali dalam seminggu, luangkan waktu bagi mereka, dua jam di malam hari" Demikian komentar bu Agung. Hmm, tugas di kantor tak terganggu, keluarga berjalan lancar, so far.. so good lah...
Ah, kubayangkan, jika anak-anaku tidak se beruntung mereka yg dapatkan kualitas prima dengan segudang fasilitas sarana dan prasarana pendidikan dari para orangtuanya. Mereka yang masih berkutat dengan, apa yang harus dimakan hari ini, hingga tak sempat pikirkan pendidikan. Hmmm, sedikit sumbangan tenaga dan waktu sudah cukup, karena aku sendiri bukanlah orang kaya untuk sumbangkan materi. So... malam ini adalah pentas pertamaku bersama mereka di kelas nanti. Duh, Hyang Widhi, bantu aku, agar dapat membantu mereka ini pula. Semoga semua berjalan lancar.
Dengan keyakinan dan pengetahuanku aku berkata bahwa manusia itu tak terkurung dalam badan,tidak juga terkurung dalam rumah tinggal.diri manusia yg sejati menjelajahi gunung,mengembara diatas angin.
Ia bukanlah yg merangkak dari matahari,bukan juga penggali terowongan untuk mencari perlindungan,melainkan atma yg bebas,jiwa yg meliputi dunia. Jika kata kataku samar,kalian tak perlu gusar,karena segala sesuatu adalah samar adanya,walaupun akan jelas pada akhirnya.
Uraian Putu memacu semangatku. Untuk keluar dari kepompong, berbagi dg yg lain. Untuk tidak merasa diri super dan menolak perbaiki diri.
Pemerintah mengeluarkan kebijaksanaan dan sederetan peraturan yang mendukung terwujudnya program Paket Kelompok Belajar C, bagi orang yang ingin menempuh pendidikan setara SMA, namun terbentur biaya, waktu dan tenaga. Aku sebagai orang yang memahami sedikiiiiittt, tentang Desa Kala Patra, Tri Hita Karana, Panca Sraddha, ingin sekali berbagi dengan mereka-mereka ini. So, bergerak bagai alunan lagu senandung gita suci yg sering kudengar, kucoba dekati beberapa pihak untuk memantapkan jejak kaki ini lakukan pengabdian. "Hanya se kali dalam seminggu, luangkan waktu bagi mereka, dua jam di malam hari" Demikian komentar bu Agung. Hmm, tugas di kantor tak terganggu, keluarga berjalan lancar, so far.. so good lah...
Ah, kubayangkan, jika anak-anaku tidak se beruntung mereka yg dapatkan kualitas prima dengan segudang fasilitas sarana dan prasarana pendidikan dari para orangtuanya. Mereka yang masih berkutat dengan, apa yang harus dimakan hari ini, hingga tak sempat pikirkan pendidikan. Hmmm, sedikit sumbangan tenaga dan waktu sudah cukup, karena aku sendiri bukanlah orang kaya untuk sumbangkan materi. So... malam ini adalah pentas pertamaku bersama mereka di kelas nanti. Duh, Hyang Widhi, bantu aku, agar dapat membantu mereka ini pula. Semoga semua berjalan lancar.
Minggu, 07 Februari 2010
Katanya......
Katanya, aku adalah orang yang bersemangat...
Katanya, aku miliki kekuatan itu...
Jiwa yang tiada lelah selalu mencari dan menggali..
Benarkah?
Entah...
Yang kutahu dan kumau,
adalah,
inilah aku..
bukan yang terbaik, tapi, selalu berusaha menjadi baik
dan shanti, dari ke hari...
Hmm,
Kadang, terpuruk ku disini,
meringkuh dan jatuh,
coba bangkit lagi...
www.ipersonic.com
© iPersonic | Terms of Service | Sitemap | ContactPersonality Test | Test de Personalidad | Persönlichkeitstest | Test de Personnalité | Teste de Personalidade | Tes kepribadian beber info ttg pribadi ini, dari hasil tes ku malam ini...
Katanya...
Tipe Pelaku Bersemangat membutuhkan banyak ruang dan waktu untuk diri sendiri; mereka dengan cepat merasa terkepung jika pasangan mereka terlalu berantung pada mereka. Namun jika Anda memberinya cukup kelonggaran, mereka adalah pasangan hidup murah hati, periang, dan sangat imajinatif yang dengan mereka Anda dapat bersenang-senang dan menikmati hidup sebaik-baiknya. Mereka tidak menghindari konflik namun sebaliknya menghadapinya dengan terbuka dan kadang-kadang perselisihan benar-benar terjadi. Tapi ini tipikal para Pelaku Bersemangat dan, sesudahnya, mereka malah lebih mengabdi dan penuh kasih sayang.
Katanya....
Tipe ku lah...
ekstrovert, praktis, logis, spontan, tak tergoyahkan, tegas, objektif, sungguh-sungguh, penuh perhatian, suka mengambil risiko, periang, impulsif, optimis, mudah bergaul, menyemangati, penuh kesenangan hidup, agresif, tidak peka, dinamis, hidup, sembrono, berorientasi pada persaingan, menyukai aksi, bersemangat, memesona, superior, berorientasi pada solusi, suka berpetualang, tidak berpikir panjang, tidak mudah ditebak, percaya diri.
Hmmm,
katanya...
Katanya, aku miliki kekuatan itu...
Jiwa yang tiada lelah selalu mencari dan menggali..
Benarkah?
Entah...
Yang kutahu dan kumau,
adalah,
inilah aku..
bukan yang terbaik, tapi, selalu berusaha menjadi baik
dan shanti, dari ke hari...
Hmm,
Kadang, terpuruk ku disini,
meringkuh dan jatuh,
coba bangkit lagi...
www.ipersonic.com
© iPersonic | Terms of Service | Sitemap | ContactPersonality Test | Test de Personalidad | Persönlichkeitstest | Test de Personnalité | Teste de Personalidade | Tes kepribadian beber info ttg pribadi ini, dari hasil tes ku malam ini...
Katanya...
Tipe Pelaku Bersemangat membutuhkan banyak ruang dan waktu untuk diri sendiri; mereka dengan cepat merasa terkepung jika pasangan mereka terlalu berantung pada mereka. Namun jika Anda memberinya cukup kelonggaran, mereka adalah pasangan hidup murah hati, periang, dan sangat imajinatif yang dengan mereka Anda dapat bersenang-senang dan menikmati hidup sebaik-baiknya. Mereka tidak menghindari konflik namun sebaliknya menghadapinya dengan terbuka dan kadang-kadang perselisihan benar-benar terjadi. Tapi ini tipikal para Pelaku Bersemangat dan, sesudahnya, mereka malah lebih mengabdi dan penuh kasih sayang.
Katanya....
Tipe ku lah...
ekstrovert, praktis, logis, spontan, tak tergoyahkan, tegas, objektif, sungguh-sungguh, penuh perhatian, suka mengambil risiko, periang, impulsif, optimis, mudah bergaul, menyemangati, penuh kesenangan hidup, agresif, tidak peka, dinamis, hidup, sembrono, berorientasi pada persaingan, menyukai aksi, bersemangat, memesona, superior, berorientasi pada solusi, suka berpetualang, tidak berpikir panjang, tidak mudah ditebak, percaya diri.
Hmmm,
katanya...
Jumat, 05 Februari 2010
Malu-malu, memalukan, mekalukan, kelakuan....
Malam sudah terlewat larut saat kulirik dinding FB Krisna Pradnya Permana Putu mengenai Bait pertama Tri Sandhya atau Gayatri Mantra sebagai Ibu dr segala mantra. Sebagaimana diketahui Gayatri Mantra dikutip dr Kitab Suci Reg Weda, Mandala III, Sukta 62.
Suami dan anak-anak terkasih telah tertidur pada satu ruang sama, jadi aku masih bisa bekerja sambil tetap menikmati wajah damai mereka dalam diam malam hening. Aku terbiasa bekerja sekaligus dg membuka beberapa halaman: Email, YM, Twitter, Plurk, Blog, Website, dan kini, asyik selesaikan browse data mengenai The Fifth Discipline and Self-Actualization Psychology dari salah satu situs, dan masih mencoba mendalami Learning Effective serta Self Leadership International's Notes.
Kukomentari info yg disampaikan Putu Krisna, bahwa itu adalah info yang bagus mengenai sebuah pencerahan. Gayatri Mantra dikutip dr Kitab Suci Reg Weda, Mandala III, Sukta 62. Dan ia memberikan komentar balik : "Saya jg sdh membuktikannya, Bli. Saya tdk ingin menjadi munafik, tdk akan menulis seperti ini jika belum mengalami n merasakan efek dr Gayatri Mantram. Suksma sampun nyarengin tiyang, Bli. Namaste"
Hmmm,
Aku sudah bersuami, sudah pula kumiliki dua anak lelaki, apa yang terjadi dengannya sehingga menyebutku Bli? 3 X, dia menyapaku 3 X dengan sebutan Bli. Jadi, siapa yg salah?
Setelah beberapa kali berbalas pantun, Putu Krisna sadari kesalahannya, kontan sakit perut. Ada apa? Payah setelah memperbaiki genteng yang bocor karena hujan? menggeser perabot rumahtangganya? Sakit perut terpingkal karena sadari kekeliruan? atau, malu karena dipermalukan teman-temannya? karena merasa dipermalukan? Entah, dia tidak memberikan penjelasan apapun, alasan apapun, dia kabur!!....
Suami dan anak-anak terkasih telah tertidur pada satu ruang sama, jadi aku masih bisa bekerja sambil tetap menikmati wajah damai mereka dalam diam malam hening. Aku terbiasa bekerja sekaligus dg membuka beberapa halaman: Email, YM, Twitter, Plurk, Blog, Website, dan kini, asyik selesaikan browse data mengenai The Fifth Discipline and Self-Actualization Psychology dari salah satu situs, dan masih mencoba mendalami Learning Effective serta Self Leadership International's Notes.
Kukomentari info yg disampaikan Putu Krisna, bahwa itu adalah info yang bagus mengenai sebuah pencerahan. Gayatri Mantra dikutip dr Kitab Suci Reg Weda, Mandala III, Sukta 62. Dan ia memberikan komentar balik : "Saya jg sdh membuktikannya, Bli. Saya tdk ingin menjadi munafik, tdk akan menulis seperti ini jika belum mengalami n merasakan efek dr Gayatri Mantram. Suksma sampun nyarengin tiyang, Bli. Namaste"
Hmmm,
Aku sudah bersuami, sudah pula kumiliki dua anak lelaki, apa yang terjadi dengannya sehingga menyebutku Bli? 3 X, dia menyapaku 3 X dengan sebutan Bli. Jadi, siapa yg salah?
Setelah beberapa kali berbalas pantun, Putu Krisna sadari kesalahannya, kontan sakit perut. Ada apa? Payah setelah memperbaiki genteng yang bocor karena hujan? menggeser perabot rumahtangganya? Sakit perut terpingkal karena sadari kekeliruan? atau, malu karena dipermalukan teman-temannya? karena merasa dipermalukan? Entah, dia tidak memberikan penjelasan apapun, alasan apapun, dia kabur!!....
Langganan:
Postingan (Atom)
