Minggu, 30 Oktober 2022

WISUDA XXVIII POLITEKNIK PARIWISATA BALI, Kamis, 27 Oktober 2022

 


Manganjali Karya Werdhi

Kita mengabdi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil kerja.

Dari hari ke hari, belajar menjadi pribadi yang semakin baik dan bijak

Bekerja cerdas, kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

 

Moto Politeknik Pariwisata Bali tersebut menjadi semangat dan pedoman kreativitas segenap sivitas akademika, dalam melakukan berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar kampus. Moto ini pula yang menghantarkan para wisudawan dan para wisudawati berhasil meraih jenjang akhir pendidikan. Mereka mengikuti wisuda ke 28 Politeknik Pariwisata Bali, pada hari Kamis di penghujung bulan Oktober.

  

Wisuda XXVIII Politeknik Pariwisata Bali dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2022. Setelah sebelumnya, wisuda terpaksa dilaksanakan secara online, terkait peraturan pemerintah dan pandemi Covid-19, kali ini wisuda dilaksanakan secara offline (luring) di Bali International Convention Centre yang terletak di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation, Nusa Dua. Wisuda diikuti oleh 703 wisudawan dan wisudawati. Wisuda di lakukan oleh Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc., CHE., mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang hadir secara online.

 


 Sebelum Wisuda, telah dilangsungkan Yudisium. Yudisium Politeknik Pariwisata Bali  berlangsung pada hari Jum’at, 9 September 2022. Yudisium bagi mahasiswa Jurusan Kepariwisataan berlangsung di Gedung Genitri, bagi mahasiswi dan mahasiswa Program Studi Manajemen Kepariwisataan, Program Studi Destinasi Pariwisata, Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan dan Program Studi Manajemen Konvensi dan Perhelatan. Yudisium bagi mahasiswa Jurusan Hospitaliti berlangsung di Gedung Joop Ave atau Aula, bagi mahasiswi dan mahasiswa Program Studi Bisnis Hospitaliti, Program Studi Administrasi Perhotelan, Program Studi Manajemen Divisi Kamar, Program Studi Manajemen Tata Boga, Program Studi Manajemen Tata Hidangan, Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti.

 

Tahun ini terdaftar 703 Wisudawati dan Wisudawan yang berasal dari berbagai Program Studi di Politeknik Pariwisata Bali. Program Studi Manajemen Kepariwisataan memiliki 27 wisudawan dan wisudawati. Program Studi Destinasi Pariwisata dengan 15 wisudawan dan 34 wisudawati, total 49 lulusan. Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan dengan 10 wisudawan dan 13 wisudawati, total 23 lulusan. Program Studi Manajemen Konvensi dan Perhelatan dengan 24 wisudawan dan 30 wisudawati, total 54 lulusan.  Program Studi Bisnis Hospitaliti dengan 24 wisudawan dan 31 wisudawati, total 55 lulusan. Program Studi Administrasi Perhotelan dengan 52 wisudawan dan 66 wisudawati, total 118 lulusan. Program Studi Manajemen Divisi Kamar dengan 54 wisudawan dan 32 wisudawati, total 86 lulusan. Program Studi Manajemen Tata Boga dengan 58 wisudawan dan 37 wisudawati, total 95 lulusan. Program Studi Manajemen Tata Hidangan dengan 65 wisudawan dan 35 wisudawati, total 100 lulusan. Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti dengan 7 wisudawan dan 47 wisudawati, total 54 lulusan. Program Studi Magister Terapan dengan 10 wisudawan dan 10 wisudawati, total 20 lulusan. Total terdapat 338 wisudawan dan 365 wisudawati, dari 11 program studi yang ada di Politeknik Pariwisata Bali.


 

Kegiatan Yudisium yang dilaksanakan sebagai pertanda berakhirnya proses pembelajaran mahasiswa secara resmi di Politeknik Pariwisata Bali telah dilaksanakan berdasar Surat Keputusan Direktur Politeknik Pariwisata Bali, telah pula ditetapkan Yudisiawati dan Yudisiawan terbaik pada masing masing Program Studi. Yudisium yang berlangsung pada bulan September lalu, merupakan yudisium pertama yang digelar secara luring semenjak pandemi Covid-19. Yudisia terbaik ditetapkan berdasar Indeks Prestasi tertinggi yang diraih dan lama waktu tempuh untuk menamatkan pendidikan hingga sampai pada Wisuda kali ini. Namun, prestasi belajar juga ditentukan oleh banyak faktor lain. Semoga kelak di dalam perjalanan hidup mereka, para Wisudawati dan Wisudawan ini bisa semakin bijak dan dewasa dalam bertutur kata, berpenampilan dan bersikap.

 


Wisudawati terbaik dari Program Studi Manajemen Kepariwisataan, Elsa Elicia, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,87. dan Program Studi Destinasi Pariwisata, Ni Made Gita Handayani, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,99. Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan, Callista Chiara, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,95. Program Studi Manajemen Konvensi dan Perhelatan, Ni Made Wulan Aristya, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,98. Program Studi Bisnis Hospitaliti, Ida Ayu Sintha Permata Sari dan Ida Bagus Wirajaya Ariyudha, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,92. Program Studi Administrasi Perhotelan, Wayan Ayu Shintya Dennis, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,89. Program Studi Manajemen Divisi Kamar, Ni Putu Diah Arista Dewi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,94. Program Studi Manajemen Tata Boga, Luh Gede Natasya Indi Satria, dan Emmanuella Eusebio Guterres Theedens Jonathans, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,85. Program Studi Manajemen Tata Hidangan, Kadek Agus Aprilian Surya Purana dan Ni Made Fingky Chandra Dewi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,90. Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti, Putu Dewi Fridayanti Suweta, dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,94.

 

Dengan demikian, Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi pada Wisuda XXVIII kali ini diraih oleh Ni Made Gita Handayani, dari Program Studi Destinasi Pariwisata, dengan Indeks Prestasi Kumulatif sebesar 3,99. Namun bukan tingginya Indeks Prestasi Kumulatif yang menjadi penentu nilai kesuksesan wisudawan. Ahlak dan semangat pantang menyerah untuk melanjutkan tugas mengabdi pada ilmu pengetahuan, menebarkan manfaat ketrampilan yang dimiliki ke seluruh dunia, tetap rendah hati kepada siapapun di sekelilingnya. Semoga para wisudawan dan wisudawati menjadi orang yang bijak dan tangguh selalu. Berikutnya, mahasiswa yang telah di Wisuda ini, berhak menyandang gelar Sarjana Pariwisata (S.Par.) bagi mahasiswa Strata 1. Sarjana Terapan Pariwisata (S.Tr.Par), bagi mahasiswa Diploma 4, dan Ahli Madya Pariwisata (A.Md.Par) bagi mahasiswa Diploma 3.

 


Dari total 703 wisudawan wisudawati ini telah disertifikasi secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Direktur Politeknik Pariwisata Bali menjelaskan bahwa sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, Politeknik Pariwisata Bali selalu konsisten melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas. Disamping itu juga konsisten dalam mewujudkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peningkatan dan pencapaian prestasi dalam proses belajar mengajar, bidang pendidikan dan penelitian, juga pengabdian masyarakat selalu menjadi perhatian utama dari lembaga ini. Menteri Sandiaga Uno optimis semua lulusan Politeknik Pariwisata Bali berkualitas dan siap bekerja terlibat dalam berbagai bidang.

 

Sebagai motor pendorong dan tenaga penggerak, kaum muda wisudawan dan wisudawati Politeknik Pariwisata Bali siap bergerak secara aktif dan kreatif. Sebagai agen perubahan, seluruh lulusan berani dan trampil bekerja, inovatif dalam berusaha, menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu caranya dengan go digital. Penggunaan digital akan memberikan manfaat positif bagi perkembangan pariwisata Indonesia. “More digital more global, more digital more personal, more digital more professional. Semua harus segera mengubah haluan, bertransformasi menuju platform digital. Pandemi Covid-19 telah memberikan pembelajaran mendalam bagi kita semua untuk bekerja cerdas, kerja tuntas, kerja keras dan kerja ikhlas. Travellers sekarang terus bergerak dan semakin cepat beralih ke digital lifestyle. Tugas kita untuk menjemput perubahan dengan go digital jika ingin winning the future customers”. Sebuah jejak yang sudah dipelopori semenjak Menteri Pariwisata terdahulu, I Gede Ardika.

 

Tidak ada yang paling membahagiakan, melihat senyum cerah merekah di wajah sumringah, dari para wisudawan wisudawati, dari para keluarga, sanak saudara, orangtua, paman, bibi, kakek dan nenek yang turut hadir, juga anak, suami dan istri. Bahkan, para dosen, pegawai dan pimpinan lembaga Politeknik Pariwisata Bali turut merasakan kebahagiaan tersebut. Teruslah kembangkan sayap-sayap kalian yang terbentang. Jangan pernah berhenti hingga disini, jangan mudah berputus asa, atau lekas berbangga diri. Tetap tegakkan kepala, maju melangkah meraih setiap asa dan cita yang kalian inginkan, membawa nama besar lembaga kita di dada kalian, Politeknik Pariwisata Bali

 

 

Santi Diwyarthi, 30 Oktober 2022