Jumat, 16 Maret 2012

Non Scholae Sed Discimus (Kita sekolah bukan demi gelar/jabatan, namun demi proses menjadi semakin bijak dan dewasa)

Jum'at, 16 Maret 2012. Tiba malam hari setelah selesai mengajar di Kelompok Mengajar Paket C, setara dengan SMA. Di rumah, disambut oleh para pria di rumahku, "My lovely handsome amazing bodyguards....." Suami dan kedua anak lelakiku.

13319117611589886538

"Ma, Adi juara lagi. Tapi cuma juara III Graphic Design Competition dalam rangka Dies Natalis STMIK tahun 2012. Dapat hadiah uang, bakal adi gunakan buat bikin baju dan dijual lagi ya Ma", putra pertamaku bicara. Hmmm, sungguh, dia sudah menjadi seorang Young Enterpreneur.

13319118351670981107

Ah anak-anakku tercinta......

Sungguh, aku bangga mendapat kesempatan memiliki waktu bersama dengan mereka. Namun, keberhasilan dalam hidup tidak hanya ditentukan oleh sederet prestasi yang kita miliki dari bukti deretan piala, setumpuk sertifikat, gelar ataupun jabatan, status maupun harta kekayaan. Prestasi kita diukur oleh bagaimana sikap dalam menjalani proses kehidupan, suka duka, lara pati yang hadir, yang seringkali menghancurkan emosi, membuat terpuruk dan terguncang,perasaan tersisih dan diabaikan, tiada yang menemani dan mendampingi.

133191189818742411

Karena hakekat hidup adalah berdoa dan berkarya. Maka, tetaplah tumbuh menjadi smakin bijak dan dewasa, menjadi pria-pria tangguh, anakku. Bukan demi emakmu, demi nama besar keluarga, demi kekasih atau pimpinan, namun demi sebuah proses mencapai jati diri, kematangan dalam berpikir, berkata dan berbuat. Tetaplah rendah diri selalu.

13319120252096981121

Hidup terkadang tidak selalu indah, tidak semudah yang kita bayangkan, atau seperti impian kita. Namun, bila terjatuh dan terpuruk, maka, bangkitlah dan melanjutkan jejak langkah ke muka.... Karena hakekat hidup adalah berdoa dan berkarya selalu, di jalan Dharma, bersama Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar