Minggu, 12 Januari 2014

Cinta yang menghantarku datang padaMu, hadir lakukan ini di jalanMu......


Toleransi dan harmonisasi di antara umat manusia yang membuat kehidupan menjadi indah. Bila toleransi dan harmonisasi tercipta di bumi, juga di dalam hati, maka, sudah tentu, kebahagiaan akan terjaga, sehingga kualitas kehidupan manusia juga akan berkembang semakin baik.

Dalam rangka menjaga harmonisasi antara fisik dan psikis, pikiran dan perasaan, keinginan dan kebutuhan, jasmani dan rohani, spiritual, maka, aku mengadakan perjalanan ini....... dan, inilah yang kutemukan sebagai harta karun negeri ini, dalam hal toleransi dan harmonisasi antar umat manusia.





Di Brahmavihara Arama, 11 Januari 2014, kujumpai para gadis cantik ini, Astri dan Heni, yang juga bersembahyang bersama. "Kami dari Yeh Biu, sudah berkali kemari untuk bermeditasi" Ujar mereka.


Termasuk, hadirnya para sahabat dan rekan kerja dari berbagai daerah dengan berbagai gaya dan penampilan, ini menunjukkan, betapa, segala upaya dalam semangat kebersamaan dan kerja sama, akan mampu membuat





Entah dimana pun, dengan siapa pun, kapa pun..... aku berusaha untuk bisa menjalin kebersamaan, meski tidak selalu bisa bersama-sama. Kuanggap sebagai sahabatku, keluargaku sendiri, keluarga besar, dan, berusaha untuk kukunjungi juga memberi restu, agar kehidupan menjadi semakin baik selalu......




Termasuk dengan seorang pensiunan PNS, mantan supir STPNDB, Pak Kupug. Saat berjumpa kembali, di tengah pesta pernikahan putra bapak Wayan Dana. Kusapa hangat pak Kupug, bertukar cerita, dan ber foto bersama.....

Tuhan....... Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Aku hanya seorang perempuan biasa, seorang pekerja dan ibu rumah tangga biasa, seorang ibu dan umat Mu yang berusaha menjalani hari demi hari..... meski terkadang, hidup ini tidak seindah harapan dan impian yang kita inginkan. Terjatuh dan tersungkur kembali, aku akan bangkit kembali berkali dan berkali lagi........




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar