Minggu, 14 Juli 2013

Miskin atau Kaya...... Beda persepsi belaka???





A Father took his son to a village to show what poverty is all about :
After the trip, he asked his son about poverty...

(Seorang bapak mengajak anaknya berjalan ke sebuah pedesaan
untuk mengenalkan situasi dan kondisi mengenai kemiskinan)

The son replied :
We live as a nucleated family, they live in big extended families...
We have only 1 dog, they have a farm full of animals...
We have a small pool, they have a long river...
We've lamps, they've stars...
We've small piece of land, they've large fields...
We buy food, they grow theirs & eat fresh...
They have many friends to play, we have less friends & no time to meet them, so we have to play with Computers & PS2...
Their fathers have time for their children & our fathers don't have...
They have happiness, we have only money...
The boy's dad was speechless...
Then boy said ''thanks dad for showing me how poor we are..."


Sang anak menjelaskan:
Kita tinggal bersama keluarga inti, mereka tinggal dalam sebuah keluarga besar
kita hanya miliki satu ekor anjing, mereka punya perkebunan penuh dengan binatang
kita hanya punya kolam renang mini, mereka punya sungai yang panjang berliku
kita memiliki lampu, mereka memiliki bintang yang bersinar indah
kita hanya punya sepotong tanah, mereka memiliki daerah yang sungguh besar
kita beli makanan, sedang mereka menanam beragam tanaman dan memakannya segar
mereka memiliki banyak sahabat untuk diajak bermain bersama, sedang kita hanya punya beberapa dan tak pernah cukup waktu untuk berjumpa, maka kita bermain bersama komputer dan PS2
orangtua mereka selalu punya banyak waktu demi anggota keluarga
mereka memiliki kebahagiaan, kita hanya punya uang
Terima kasih, ayah, telah memperlihatkan betapa sesungguhnya kita miskin.....


Life is all about how we see, interpret & accept things..!
Hidup dan kehidupan adalah segala sesuatu bagaimana kita memandang ,

menginterpretasikan, dan menerima sesuatu ......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar