Senin, 01 Maret 2010

Si Gagu Yang Terdiam Membeku

Gagu tergugu,
bukankah tiada makna tercipta dari sebuah fungsi tiada bunyi?
Beri aku waktu untuk berjanji pada sang mentari,
tiada lagi perih tercipta dari hati.

Tak kusesali jaman yang berlari,
karna tak hendak kembali hanya untuk temui,
bahwa kau yang berpaling pergi dariku,
dariku, kasih....

Bertahun setelahnya,
masih kutermenung sendiri,
menutup pintu hati ini.

So...
Bener Ki,


Pada akhirnya,
kita adalah kata yang gagu,
mencoba memberi makna.

2 komentar:

  1. Hmm...., belakangan ini musim puisi dan melodrama :)

    Btw, ditulis zaman atau jaman Mbak ? :)

    BalasHapus
  2. Whaaaa,
    Pak dokter ini,
    Kali ini, saya memang bener tulisnya jaman. Entah deh, bener pa gak, menurut kamus BI dan EYD.
    Musim mellow, ya? Ber puitis ria, eh hehehe...

    BalasHapus