Rabu, 19 Mei 2010

Sejenak Bersama Cahya Legawa, Si Haridiva...

Dewi Cahya katakan: "Om Sri Sai Divyajnaaya Namah". Salutations to Sri Sai, the One who has divine knowledge. Puji hormat hamba pada Sri Sai yang mempunyai pengetahuan Ilahi.

Ini doa dan harapan yang mempertegas agar tiap orang selalu berusaha,penuh daya upaya, tidak takut mengambil resiko dan peluang. Tiap orang dituntut untuk selalu penuh semangat. Lebih baik mengawali dengan mencoba dan menghadapi resiko gagal, daripada tidak melakukan apa-apa, hanya duduk diam termangu dan ketakutan memulai sesuatu.

Hmmm, setuju sekali...
Hidup ini terlalu indah untuk dibawa berlarut pada kesedihan, pada ego dan konflik yang sering melanda dan mengganggu perilaku, pada kompleksitas duniawi yang sering menimbulkan keraguan dan ketakutan hadapinya, pada dorongan suicide yang buat orang jadi pesimis dan tidak hargai dirinya sendiri.

Maka, kagumku pada Cahya Legawa, sahabat yang tidak pernah kujumpai sebelumnya. Dia berhasil tiba di STPNDB, setelah hampir gagal karena ketiadaan kendaraan, karena masih berkunjung ke Mengwi, karena jarak yang jauh, karena alamat yang belum pernah ditemui, karena walau berbekal GPS namun masih tersesat sampai ke kawasan perhotelan di Nusa Dua yang berada di bawah pengelolaan PT BTDC.

Kuajak dia berkeliling, mengenal kampus ini, berbagai aktivitas yang ada saat itu, dengan mahasiswa prog. ekstensi yang sedang persiapkan program cocktail party dan dinner yang akan diselenggarakan sore hari, para dosen yang sedang berkumpul berikan materi banana flambee bagi mahasiswa prog. reguler, mahasiswa DIV Administrasi Perhotelan smt 2 dan DIII MTB A smt 2 yang sedang praktek di dapur, hasil praktek rangkaian bunga meja dari mahasiswa DIII MDK, bergerak dari satu building ke building lain, dan hotel Langoon Resort & Spa, berbincang di bibir kolam renang.

Hmm, banyak karya tulis yang gambarkan kekuatan pemikiran Cahya Legawa, kuikuti dari blog yang dia buat. Sungguh iri hatiku... andai, bisa dapatkan setengahnya saja dari kemampuan yang dia miliki.. dari karya sastra, ilmu kedokteran, pengetahuan, perjalanan hidupnya, cita dan cinta, dan masih sangat banyak yang lainnya lagi...
Betapa, hidup ini begitu indah untuk selalu diisi dengan berbagai hal positif, walau terkadang terpuruk dan alami gangguan kesehatan, namun, jangan menyerah untuk selalu berkarya, karena Tuhan akan selalu dampingi kita. Kita tidak pernah benar-benar sendiri, tidak pernah ditinggalkan sendiri, dengan segala bimbingan dan tuntunan Beliau, semoga shanti akan dapat dicapai selalu....

Dewi Cahya benar....
Selalu ada sinar Sang Hyang Widhi dalam setiap yang kita alami dan kita temui, dalam diri kita. Tugas kita temui itu, dan sadari bahwa kita memilikinya, sebagai pedoman jalani hidup, untuk tidak gampang menyerah, se keras apapun cobaan yang ditemui...

6 komentar:

  1. Terima kasih Mbak, sudah diantarkan berkeliling :)

    dari karya sastra, ilmu kedokteran, pengetahuan, perjalanan hidupnya, cita dan cinta, dan masih sangat banyak yang lainnya lagi...

    Rasanya bagian yang bilang "cinta" mesti diralat dulu Mbak, soalnya belum ada kepastian. Nanti dah, kalau ada, pertemuan berikutnya saya kenaklan buat minta restu dari Mbak Santi :)

    BalasHapus
  2. ah...
    karya tentang cinta, terkadang orang masih ragu dan pungkiri ini... Namun, takdirmu bahwa rasa itu takkan pernah pergi dan terganti.. Cinta yang abadi dalam diri.

    BalasHapus
  3. Sementara menyendiri dulu sebelum ditarik ke mana-mana, lebih bagus begitu rasanya... :)

    BalasHapus
  4. Ampppuuunnn.
    Jangan bilang, lebe baik begitu (menyendiri)
    Tiap orang selalu butuh orang lainnya lagi. Ditarik kemana mana? Knapa harus tangisi ini? Menikah tidak berarti ditarik dan menarik... Saya dunk contohnya. masih bisa kemana mana, tanpa merasa ditarik dan menarik...

    BalasHapus
  5. Ada sesuatu yang tidak berubah..., ah..., saya baru saja menulisnya di blog...

    BalasHapus
  6. ya...
    saya baca juga..
    tentang cinta yg takkan pernah pupus pada sso. Hm... namun hidup harus tetap berjalan, bukan? Ambil keputusan segera !

    BalasHapus