Jumat, 18 April 2014

Cinta yang hadir lewat nasgor lindung & ikan asin + keju !!




Cinta, hadir indah dalam segala caranya sendiri.... Dengan sederhana, tanpa terduga, mengalir begitu saja. Dan, cinta sejati akan tumbuh semakin kuat, teguh kukuh dan tangguh. Tak tergoyang dimakan jaman, tak lekang di ruang waktu, tak pupus digerus segala goda.....

Dan, Aseli, dibuat oleh My Lovely Amazing Handsome Bodyguard, My Brondong.

Setelah tiba dari Pengabdian Masyarakat di Desa Pinge bersama para dosen Prodi Administrasi Perhotelan, dan para mahasiswa Prodi ADH smt 8 B, aku tiba di rumah pukul 5 sore. beristirahat sejenak, kemudian aku lanjut mengerjakan jejahitan banten, persiapan untuk masa-masa jelang odalan di kampungku.

Malam hari, Adi, putra sulungku, membuat nasi goreng. Dari sisa tempe yang ada, lindung, atau belut goreng, ditambah telur, dan sayur sawi yang baru kubawa dari Desa Pinge, dihiasi selembar keju, jadilah nasi goreng ala Adi, bagi sang bapak, aku sendiri, dan adiknya, Yudha.

Hmmm. Dan....... segala lelah setelah seharian beraktivitas ilang dah...... 
Astungkara. terima kasih, Hyang Widhi Wasa. Cinta yang terlahir lewat seporsi hidangan. Cinta kami sederhana....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar