Jumat, 11 April 2014

Prodi DIV ADH: Dari PKL, APM, UPP, Pengamas, hingga prestasi di setiap karya yang kita hasilkan bersama....



"STP Nusa Dua Bali kan eksklusif. Sekolah mahal, dan muridnya rada manja. Jarang mau bergaul. Memangnya mau kerja begini an?? Mampu kah mereka mengatasi segala kemungkinan di tengah masyarakat luas, yang tidak hanya dunia perhotelan belaka ???". Demikian suatu ketika salah satu sahabat berkomentar mengenai lembaga dimana aku mengabdikan diri.


Bergerak dari beragam alasan, termasuk hal tersebut di atas, salah satu senior kami, bapak Drs. Dewa Ketut Sujatha, M.Si., melontarkan ide agar sasaran dan tujuan program studi Administrasi Perhotelan kami bisa diimplementasikan sepadan dengan visi dan misi lembaga, khususnya visi dan misi prodi kami.

Bergerak dari mimpi dan harapan, bergerak dari angan dan peraturan yang ada, bergerak dari keinginan...... Sudah tentu kita tidak akan bisa tegak berdiri, demi sebuah impian yang terkadang dianggap kedodoran, yang terkadang dianggap terlalu sepele, atau justru bagai jauhnya jarak sang mentari dan bumi. Namun, permasalahan akan selalu ada, dan takkan pernah tuntas bila kritisi tidak disertai solusi. Lagipula, bukankah, manusia memiliki banyak karakter yang hanya bisa bersinergi dan berjalan harmoni bila interaksi selalu terjadi sepenuh kebijakan dan sikap dewasa dari berbagai pihak yang saling terkait.

Sungguh, sebuah rangkaian panjang tiada terputus, dari rapat demi rapat, pertemuan dan diskusi bersama, permohonan sumbang saran pada senior dan pihak manajemen. Semua ini dilakukan  demi kesinambungan dan sinergi positif di antara berbagai komponen internal lembaga, seperti para pegawai, dosen dan mahasiswa, juga dengan alumni, pemerintah dan pengusaha jasa pariwisata, lembaga pendidikan pariwisata dan perhotelan lain, stake holder yang terlibat, dan masyarakat di mana kami berada dan menjalin kerjasama. Prestasi kerja tidak akan pernah hadir sendirian. Dia selalu hadir dengan keterlibatan beragam pihak, baik dalam suka dan duka, dalam beragam situasi dan kondisi, pada berbagai ruang, waktu, dan keadaan.

Bertahun bersiap diri demi akreditasi BAN-PT, dan kini, bersiap demi TEDQUAL, juga ISO 9001 tahun 2008, kami paham bahwa kualitas dalam hal efisiensi dan efektivitas lembaga ini, khususnya Program Studi Administrasi Perhotelan, IS A MUST. Sebuah keharusan mutlak, tiada harga tawar. Profesional  dalam setiap penampilan dan prestasi kerja, profesional dalam berkarya, dan, bersiap beradaptasi dimanapun berada.



Namun, satu hal yang tidak bisa diabaikan adalah, adanya interaksi tiada henti semenjak tahap awal, dimana rancangan dari beragam rencana disusun, dirapatkan, dibahas dan dikaji berkali, kemudian ditetapkan untuk dilaksanakan, dan kembali dievaluasi berkali dan berkali. Pematangan tidak bisa dibuat hanya dengan sekali jadi. Proposal yang disusun bertahap, dan kemudian mengalami revisi berkali dan berkali. Bahkan, pelaksanaan juga bisa mengalami adaptasi dan penundaan atau dimajukan jauh ke depan. Betapa, mahasiswa meragukan dirinya sendiri, dosen mengalami hambatan dalam menuangkan banyak ide menjadi akurat di setiap langkah kerja, juga sumbang saran dari pihak manajemen, keterlibatan para pegawai, kerja keras dan semangat mahasiswa juga setiap pihak lain yang terlibat.







Zain dkk (1997: 48) menjelaskan bahwa efektivitas proses pembelajaran ditentukan oleh komponen yang mempengaruhi berjalannya suatu proses pembelajaran. Komponen pembelajaran yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya dalam kegiatan belajar mengajar yaitu: 1) guru, 2) siswa, 3) materi pembelajaran, 4) metode pembelajaran, 5) media pembelajaran, dan 6) evaluasi pembelajaran. 



Sudah tentu, beragam proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas semata, namun bisa juga berupa praktek, di ruang laboratorium, di dalam lingkungan kampus, atau di luar lingkungan kampus, di sebuah hotel atau dalam dunia pariwisata, di tengah masyarakat luas, dengan berbagai komponen masyarakat yang ada.



Tingginya  efektivitas proses pembelajaran tentu juga akan meningkatkan kualitas Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua itu sendiri, yang selama ini dikenal sebagai "Center of Excellent". Dan, beragam indikator keberhasilan proses pembelajaran antara lain, prestasi yang diperlihatkan para mahasiswa, kepuasan dosen dan mahasiswa, pengakuan pihak lain yang terlibat dan menjalin kerjasama denganSTP Nusa Dua Bali.



Semoga, berbagai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan beragam tindakan berkesinambungan terkait Program Studi Administrasi Perhotelan dapat berjalan lancar. Baik dalam hal Praktek Kerja Lapangan (PKL), Aplikasi Program Manajemen (APM), Ujian Proposal Penelitian (UPP), Skripsi,  dan Pengabdian Masyarakat (Pengamas), maupun proses pembelajaran lainnya.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar