Sabtu, 12 April 2014

Tidurlah sayang....... tidur, tidur, tidur......









"Bu, potret saya yang bagus-bagus ya? diedit dahulu, setelah oke, baru di upload". Ehm...... Mengapa harus diedit segala? mengapa harus jaim atau ga brani tampil apa adanya?? Bukankah, ini juga pertanda sisi manusiawi kita?? Tampil apa adanya, alami, dan, tetap indah....... memperlihatkan wajah asli, bahwa kita sebagai manusia bisa terluka, bisa memperlihatkan ekspresi bahagia, ceria, cemas, takut, ngantuk, dan, terlelap......

Maka...... Bu pejabat bisa terlelap kelelahan bersandar ala kadarnya, menuntaskan kewajiban kerja, dan kemudian melanjutkan swadharma bagi keluarga dan masyarakat banjar dimana beliau menetap.

Maka, bapak pegawai pun ga peduli ngorok karena harus menuntaskan mengasuh keluarga, bertugas ke luar kota, dan, tetap melanjutkan kuliahnya di sebuah lembaga pendidikan demi masa depan.

Maka, anak-anakku tersayang, bisa tidur dengan gaya mereka masing-masing. Para mahasiswa dan mahasiswi yang lelah dan mengantuk, juga lapar, bisa tertidur lelap di pagi dini hari dalam perjalanan kami tatkala Praktek Kerja Nyata ke Jawa bulan lalu.

Maka...... inilah sisi manusiawi kita, tatkala tertidur lelap.











































































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar