Jumat, 25 Oktober 2013

(2) Kisahku, Sesuatu tentang APEC 2013




APEC sebagai sebuah wadah yang membuka dan mempromosikan perdagangan dan perekonomian terbuka diantara para anggotanya, termasuk ke tujuh anggota ASEAN, seperti Brunei, Indonesia, Malaysia, the Philippines, Singapore, Thailand, Vietnam—plus Australia, Canada, Chile, China, Hong Kong, Japan, Mexico, New Zealand, Papua New Guinea, Peru, Russia, South Korea, Taiwan, dan the United States.

Dengan diselenggarakannya APEC 2013 di Indonesia, maka, baru 21 tahun lagi baru akan kita temui terselenggara di Indonesia kembali. Sudah tentu, suatu kebanggaan bisa ikut terlibat di dalamnya, merasakan secara langsung, meski mungkin, hanya menjadi bagian kecil yang dianggap kurang berarti. Namun..... bukankah, bagian kecil ini juga ikut menjadi penentu berjalannya sebuah acara atau kegiatan.

Pertanyaan yang terlontar bahwa APEC tidak berdampak bagi kita, dan juga pendapat pesimis lain yang sempat terdengar, memperlihatkan ketidaksiapan dalam menghadapi beragam situasi yang mungkin hadir pada kehidupan. Dengan keikutsertaan, keterlibatan, dan andil pada APEC 2013 membuktikan potensi yang kita miliki, stabilitas kondisi fisik, kemampuan mengendalikan emosi, juga kematangan dalam menentukan langkah-langkah dalam berinteraksi dengan para panitia, dengan para delegasi APEC, dengan pihak hotel dimana kita berkarya selama APEC berlangsung, antar kementerian dan instansi pemerintahan yang terlibat, dan masih banyak lagi.

Sebagai pihak yang ikut terlibat dalam aktivitas APEC 2013, Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri, dan juga beragam pihak lainnya, berupaya memberikan yang terbaik.



Seleksi awal bagi para mahasiswa dari berbagai Program Studi dan Jurusan yang berminat ikut berpartisipasi sebagai HelpDesk dalam kegiatan APEC 2013, diikuti dengan diklat beberapa gelombang di hotel Mercure Harvestland. Gelombang I bagi 23 mahasiswa dan 29 mahasiswi, total 52 orang. Gelombang II bagi 38 mahasiswa dan 42 mahasiswi, total 80 orang. Gelombang III bagi 31  mahasiswa dan 49  mahasiswi, total   80 orang. Gelombang IV bagi 28  mahasiswa dan 42 mahasiswi, total 70 orang. Gelombang V bagi 33 mahasiswa dan 35 mahasiswi, total  68 orang.Total jumlah keseluruhan tim HelpDesk adalah 350 orang.



Di samping Helpdesk, mahasiswa dan mahasiswi STPNDB juga terlibat dalam aktivitas APEC yang berkaitan dengan ABAC (The APEC Business Advisory Council). Mereka berjumlah 36 mahasiswa dan 29 mahasiswi, total 65 orang.



Di samping Helpdesk Staf dan ABAC, ada pula sejumlah 75 mahasiswa dan mahasiswi yang membantu pelaksanaan Gala Dinner oleh Kemenparekraf pada BNDCC, tanggal 5 - 6 Oktober 2013.














Dan, di samping para mahasiswa dan mahasiswi STPNDB, sejumlah dosen juga diperbantukan sebagai para supervisor. Seperti:

1. Ibu Dra. Ni Kade Juli Rastitiati, M.Hum., ditugaskan di Hotel Grand Hyatt,
membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

2. Bapak I Gede Darmawijaya, M.Agro., ditugaskan di Hotel St. Regis,
membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

3. Ibu Dra. Ni Desak Made Santi Diwyarthi, M.Si., ditugaskan di Nusa Dua Beach Hotel & Spa,
membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

4. Bapak I Wayan Seniartha, SE., MM., ditugaskan di Hotel Ayodya,
membawahi 5 mahasiswi dan 5 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

5. Bapak Iswayana, SE., ditugaskan di Hotel Mulia,
membawahi 3 mahasiswi dan 4 mahasiswa, total 7 orang tenaga HelpDesk.

6. Ibu Setyowati Ayu Widuri, ditugaskan di Hotel Nikko,
membawahi 6 mahasiswi dan 4 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

7. Bapak I Putu Esa Widahartana, SE., M.Sc., ditugaskan di Hotel Conrad,
membawahi 4 mahasiswi dan 6 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

8. Bapak Hanugerah Kristiono Liestiandre, ditugaskan di Hotel Westin,
Pada bidang Bilateral Meeting, membawahi 1 mahasiswi dan 1 mahasiswa,
Pada bidang HelpDesk, membawahi 4 mahasiswi dan 6 mahasiswa,
total 12 orang tenaga HelpDesk yang ditugaskan di hotel Westin.

9. Ibu IGA Putu Wita Indrayani dan Bapak Drs.  I Ketut Surata, M.Si., ditugaskan di Hotel Sofitel, membawahi 8 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 11 orang tenaga HelpDesk.

10. Ibu Luh Yusni Wiarti dan Ibu Dewa Ayu Made Lily Dianasari, ditugaskan di Hotel Laguna,
Pada bidang Medical Room, membawahi 2 mahasiswi dan 2 mahasiswa
Pada bidang Acces Control/Check Point RFID, membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa,
Pada bidang Meeting Room Attendant, membawahi 3 mahasiswi dan 3 mahasiswa,
Pada bidang Documentation Centre Runner, membawahi 6 mahasiswa,
Pada bidang Acces Control/Check Point RFID, membawahi 4 mahasiswi dan 4 mahasiswa,
Pada bidang Bilateral Room, membawahi  1 mahasiswi dan 1 mahasiswa,
Pada bidang Restaurant & Coffe Break Area,  2 mahasiswi dan 2 mahasiswa,
Pada bidang berbagai Venue, membawahi 4 mahasiswi dan 4 mahasiswa,
Pada bidang Ruang Common Delegates, 2 mahasiswi dan 2 mahasiswa,
total 52 orang tenaga HelpDesk yang ditugaskan pada hotel Laguna.

11. Bapak Anak Agung Ketut Putra Dalem, ditugaskan di Hotel Le Meridien,
membawahi 5 mahasiswi dan 4 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

12. Bapak I Ketut Adhi Astawan, ditugaskan di Hotel Intercontinental,
membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

13. Ibu Ni Ketut Wiwiek Agustina, juga Ibu Putu Ayu Aryasih, ditugaskan di Hotel Novotel,
Pada bidang Registration Attendant,membawahi 3 mahasiswi dan 5 mahasiswa,
Pada bidang On Site Delegateion, membawahi 7 mahasiswi dan 1 mahasiswa,
total 16 orang tenaga HelpDesk yang ditugaskan pada Hotel Novotel.

14. Ibu Luh Eka Susanti, S.Pd., ditugaskan di Hotel Discovery Kartika Plaza,
membawahi 2 mahasiswi dan 2 mahasiswa, total 4 orang tenaga HelpDesk.

15. Ibu Ni Putu Evi Wijayanti, juga ibu Ni Ketut Wiwiek Agustina,
ditugaskan meng handle kegiatan Spouse Program,yang merupakan Ladies Program, tgl 7/10/13
membawahi 6 mahasiswi dan 4 mahasiswa, total 10 orang tenaga HelpDesk.

16. Ibu Luh Putu Citrawati, SE., M.Hum., juga Ibu Ni Luh Supartini, S.Pd.,
ditugaskan pada Bali Nusa Dua Convention Centre II, yakni Media Kominfo, tgl 3-8 Okt 2013
membawahi 28 mahasiswi dan 22 mahasiswa, total 50 orang tenaga HelpDesk.

17. Bapak Drs. Dewa Gede Bawa, M.Ed.,
ditugaskan pada Bali Nusa Dua Convention Centre II, yakni Tourist Information Centre,
membawahi 4 mahasiswi dan 4 mahasiswa, total 8 orang tenaga HelpDesk.

18. Ibu Putu Diah Sastri Pitanatri, ditugaskan pada Hotel Melia,
membawahi 7 mahasiswi dan 3 mahasiswa, total 10 orang tenaga Helpdesk.

19. Ibu Made Darmiati, S.Sn., M.Hum., Amirosa Setiaji, Hardina,
ditugaskan di Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, dibantu 1 tenaga HelpDesk.

20. Ibu IGA Dewi Hendriyani, ditugaskan di Hotel Sheraton Kuta,
membantu kelancaran kegiatan High Level Discussion pada tgl 30 Sept hingga 3 Okt 2013,
membawahi 15 mahasiswi dan 15 mahasiswa, total 30 orang tenaga HelpDesk.

21. Ibu IGA Dewi Hendriyani juga ditugaskan membantu kelancaran aktivitas Gala Dinner Kemenparekraf,
pada tanggal 5 - 6 Oktober 2013, di Bali Nusa Dua Convention Centre I,
dibantu 75 mahasiswa dan mahasiswi STPNDB diluar HelpDesk,
juga 50 orang tenaga HelpDesk yang ditarik sementara dari masing2 hotel.

22. Bapak Drs. I Ketut Arjaya, ditugaskan di Bandara Ngurah Rai,
Pada bidang CIP I membawahi 3 mahasiswi dan 7 mahasiswa,
Pada ruang VIP I membawahi 4 mahasiswi dan 6 mahasiswa,
Pada ruang VIP II membawahi 4 mahasiswi dan 5 mahasiswa,
total 29 orang tenaga HelpDesk yang ditugaskan pada CIP I.

23. Ibu Ni Putu Evi Wijayanti, juga Bapak IGA Witarsana,
ditugaskan di Bandara Ngurah Rai,
Pada bagian Internasional, membawahi 5 mahasiswi dan 5 mahasiswa,
Pada bagian Domestik, membawahi 5 mahasiswi dan 5 mahasiswa,
Pada bagian Airport Bus, membawahi 11 mahasiswi dan 9 mahasiswa,
total 40 orang tenaga HelpDesk yang ditugaskan pada Bandara Ngurah Rai.



Sudah tentu, bukan hal mudah bekerjasama dalam sebuah tim besar secara bersama-sama yang tersebar pada sekian banyak hotel dan bandara. Dengan beragam situasi dan kondisi yang berkembang di lapangan, segala perhitungan mapan di atas kertas dan di balik meja membutuhkan kemampuan dan kemauan setiap pihak untuk menyatukan visi dan misi. Yang kita bawa, bukan lagi kepentingan pribadi, yang kita wakili bukan lagi kepentingan organisasi atau lembaga semata, yang kita bawa adalah satu, nama Indonesia.


Pak Nengah Wirata mengakui, tidurnya tidak lagi nyenyak berhari-hari sebelum dan selama APEC berlangsung. Bu Amirosa dibalik wajah ceria ran ramahnya sering terlihat terdiam dengan sorot mata galau. Pak Doktor kita, Wisnu Bawa Tarunajaya, dan juga jajaran serta jejeran manajemen, tidak bisa menyembunyikan wajah tegang menyaksikan setiap perkembangan situasi di lapangan, dari minggu ke minggu, hari ke hari, jam, bahkan hingga hitungan detik.




Di balik ini semua, ini adalah proses yang mendewasakan kita. Bukan hasil akhir yang harus sempurna mutlak, namun proses dalam belajar, proses dalam menggali pengalaman, proses dalam kebersamaan dan kerjasama di antara kita semua.......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar