Sabtu, 26 Oktober 2013

(4) Kisahku, Sesuatu tentang APEC 2013




My Lovely Handsome Amazing Bodyguard, My Brondong, di kala APEC 2013. 

Adi dan Yudha, adalah kedua anak kandungku. Kusebut mereka dengan istilah, My Lovely Amazing Handsome Bodyguards, My Brondong........ Karena mereka lah, cahaya hatiku, yang memberi semangat di dalam kehidupanku. Aku begitu mencintai mereka, namun aku tak ingin mereka manja dan terlena, sehingga lupa jalan menjadi pria tangguh. Kudidik dan kubimbing mereka, untuk menjadi pria dewasa, teguh dan kukuh dalam menegakkan prinsip, juga kritis dalam pola pikir dan sikap kerja mereka. Sering, bahkan, begitu seringnya, aku terpana pada semangat mereka untuk selalu berkarya. Mereka seolah tiada habisnya dengan energi. Tidak pernah berhenti untuk berkarya.

Dan, kali ini, ceriteraku tentang Adi dikala APEC 2013. 







Sudah sering kuingatkan dia, bahwa meski dia adalah putra dosen, sedang kuliah di STPNDB dimana ibunya juga bekerja sebagai dosen, tidak ada privilese atau perlakuan khusus baginya. Dia harus bersaing dan membuktikan prestasi belajar baik yang dimilikinya. Demikian pula saat ingin terlibat dalam kegiatan APEC ini. STPNDB dibawah Kemenparekraf diminta ikut meng handle HelpDesk yang akan bertugas membantu pada saat pelaksanaan APEC 2013.












Maka, Adi yang juga ingin ikut bergabung, tetap harus mengikuti serangkaian interview dan perlengkapan berkas yang dia lalui semenjak bulan Agustus 2013, sama seperti mahasiswa dan mahasiswi STPNDB yang berminat untuk bergabung pula.

Ketika dia dinyatakan tidak bisa bergabung dalam Group HelpDesk, aku minta dia tabah, dan tidak terlalu berpikir mengenai ini. Dan, ketika dia dinyatakan masuk dalam Team ABAC (The APEC Business Advisory Council), aku pun minta dia tetap bersiap terhadap segala kemungkinan, andai ternyata dia tidak ikut bergabung di lapangan untuk handle APEC. 






Well......
Ini adalah sebuah perjuangan, sebuah proses yang harus dijalani, dipahami, dan membuatnya menjadi pria yang siap terhadap segala kemungkinan. Baik itu suka maupun duka. Dan, ketika teman-temannya telah mulai mengikuti pelatihan bersama Kemenparekraf, Kemenlu, dan KODAM, Adi tetap menikmati hari-hari di sekolah, belajar seperti biasa.

Akhirnya, Adi dinyatakan termasuk dalam susunan mahasiswa STPNDB yang ikut membantu pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan ABAC. Dia mulai bertugas semenjak hari Jum'at, tanggal 27 September 2013. Dia ditempatkan di Ayana Resort, yang terletak di Jimbaran.







Mulai bertugas pukul 7 pagi hari, kubangunkan dia semenjak pukul 5 pagi, kusiapkan sarapan dan multivitamin baginya, juga bekal makanan dan minuman. Entah pukul berapa dia baru makan, namun selalu ada bekal makanan di tas nya sebagai cadangan. 


Dengan baju yang dikenakan, Adi terlihat gagah dan tampan. Dia bersiap mengawali hari-hari dalam bekerja untuk membuktikan dirinya memiliki potensi.





Hari Jum'at, hari pertama, dia pulang pukul 9 malam. Hari kedua, hari ketiga, dia tiba di rumah pukul 2 malam. Langsung terkapar kelelahan. Pukul 6 pagi sudah kembali bergerak untuk bertugas di hotel Ayana. Bibirnya pecah-pecah dan tenggorokan kering. Letih teramat yang menderanya...... dia belajar kerasnya kehidupan dalam menjalani proses usaha untuk bekerja.







Namun, akhirnya..... dia tuntaskan semua rangkaian kegiatan yang dibebankan ke pundaknya. Tanggal 7 Oktober 2013, hari Senin, dia tuntaskan semua rangkaian aktivitas yang berkaitan dengan ABAC, yang dibebankan padanya. Aku tiba pukul 11 malam hari, kudapati dia telah tertidur lelap. Bahkan, hingga keesokan harinya, sepanjang hari, dia hanya berbaring di tempat tidur. Sementara aku masih berjuang menuntaskan hari-hari melaksanakan tugas sebagai seorang Supervisor HelpDesk.

Aku bergumam bangga, anakku berhasil dalam menjalani ujian dan membuktikan potensi dalam menuntaskan tantangan ini. Dia berhasil bukan karena nama orang tua dan berkat bantuan orang tua, namun berkat dirinya sendiri, berkat usaha dan kerja keras yang telah ditunjukkannya







ABAC dan APEC. The APEC Business Advisory Council dan Asia Pacific Economic Corporation pada tahun 2013 ini di selenggarakan di Bali, Indonesia. Dan karena terdapat 21 anggota APEC, maka baru 21 tahun yang akan datang lagi kembali Indonesia menjadi tuan rumah. Sungguh, sebuah kebanggaan tersendiri bisa ikut ambil bagian, berpartisipasi di dalamnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar