Rabu, 22 Juni 2011

Wawancara Pensisba STPNDB Hari Ini.... (2)


Putu Anggara Mahardika. Putra seorang pejabat teras, namun menolak disangkutpautkan dengan pangkat dan status ortu. Nilai2 yang dimiliki pada lembaran datanya membuktikan tingkat kompetensi dan kepribadiannya. Tahu dengan pasti apa yang diinginkan dan arah masa depan yang ingin dicapainya kelak.


Sinai Oktaviani Simamora. Berasal dari keluarga dengan latar belakang belasan tahun dalam bidang hotelier dan guide Rusia. Kepribadian dan gaya bahasa yang mengalir elegan sudah merupakan modal dasar sebagai pijakan kuat untuk berhasil kelak pada Bisnis Hospitaliti.


Wayan Wiswara Partama. Berasal dari sebuah keluarga pemilik usaha perhotelan. Bapak dan ibu yang manajer pada hotel dan resto terkemuka. Memiliki beberapa sertifikat kompetensi dalam berbagai bidang keahlian di hotel, menguasai dan memenangkan lomba watersport dan windsurfing. Namun tipe pekerja keras yang menapaki jenjang karir dari level terendah.


Yohanes Dona dan Ignatius Walbat dari Labuan Bajo, Waemata, Gorontalo, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat. Mencoba peruntungan dengan berpisah jauh dari orangtua, demi melangkahkan kaki menuju pembuktian jati diri, menjadi guide terkenal dan membantu promosi daerah mereka.


Nyoman Anggara Mahardika. Dari Br. Pekandelan, Desa Bedulu, Kec. Blahbatuh. Sangat fasih tentang Budaya Bali dan gaya berbicara yang sistematis dan mengalir jelas dalam bahasa asing. Dengan mantap melangkah bagi Destinasi Pariwisata. "Kami banyak mendapat bimbingan dan bantuan dari Yayasan Widya Guna"katanya tentang pemuda dan pemudi desa yang dibina oleh bbrp yayasan non profit. Hmmm, bahkan, kami harus malu karena ketangguhan seorang pemuda desa dengan semangat yang begitu membara di tengah segala keterbatasan sarana dan prasara.


Hmmmm....

"Beri aku sepuluh pemuda yang mau dan siap bekerja, maka akan kuubah dunia" Bung Karno berkata.


Mereka adalah para pemuda dan pemudi pemilik masa depan negeri ini. Bakal tumbuh dan berkembang bersama dalam berbagai dinamika dan problema kehidupan. Hidup tidak selalu indah dan mudah bagi kita, mungkin, akan terjatuh dan terjatuh berkali-kali..... namun, bangkitlah selalu, berkali dan berkali lagi. Jangan pernah memadamkan api asa dalam diri kita. Kepakkan sayap-sayap semakin tinggi dalam menggapai cita-cita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar